Sucsess Story
Jatuh Bangun di Bisnis Online
Oleh : Suprihno


Perkembangan tehknologi dan system informasi begitu cepat, tidak ada sejengkal tanah pun dimuka bumi ini yang tidak dapat di lihat dengan menggunakan tekhnologi. Lima tahun yang lalu hand phone (HP) merupakan barang mewah karena tidak semua orang mampu membeli dan menggunakannya, sekarang semua orang yang kita jumpai mulai dari tukang becak, pengamen, petani, pejabat, konon pengemis pun membawa HP dan bahkan bukan hanya satu tetapi dua, tiga atau lebih, Hal tersebut bukan karena gaya atau pamer tetapi efisiensi dan kebutuhan. Demikian halnya di dunia maya atau dunia online atau internet perkembangannya begitu pesat seiring dengan jaringan telepon gengam. Dulu untuk akses internet kita tergantung dengan kabel telepon, tetapi saat ini dimana-mana kita bisa mengakses internet dengan bantuan modem yang di hubungkan dengan telepon celuler.
kira-kira tahun 2006 saya membaca di sebuah majalah tentang sukses Anne Ahira dalam bisnis online, kebetulan saat itu saya baru lulus kuliah di Universitas negeri Jember. Termotivasi dengan tulisan tersebut saya mencoba mendaftarkan diri kursus di Asian Brain (kursus online milik Anne ahira). Satu bulan saya bolak – balik ke warnet, pagi siang, sore dan malam, ternyata belum dapat apa-apa jangankan dapat penghasilan paham pun tidak. Bahkan pekerjaan saya yang sesungguhnya terbengkalai. Saya bekereja di Percetakan dan sablon, usaha inilah yang selama ini menemani saya di perantauan dan menghantarkan saya meraih gelar sarjana. Saya kuliah dengan biaya sendiri dengan modal dengkul, alias kuliah sambil kerja. Karena sejak lulus SMP orang tua sudah berpesan “Nak kamu tidak usah melanjutkan sekolah, kerja saja. Bapak sama Ibu tidak bisa membiayai kalau kamu melanjutkan, kalau mau sekolah kamu harus cari biaya sendiri, kami hanya bisa mendoakan semoga Allah memudahkan jalan untukmu”. Saat itu saya menangis sejadi-jadinya dan selalu menyesali diri mengapa ya Allah tidak adil, mengapa harus ada kaya dan miskin, mengapa pula saya dilahirkan menjadi orang miskin… setelah lama merenung, nalar saya mulai jalan, Saya bisa menyimpulkan bahwa saya bisa jadi orang kaya, saya bisa jadi orang pintar kalau saya mau belajar, satu satunya jalan adalah sekolah sambil bekerja.. saya harus tinggalkan kampung halaman di Lubuk Linggau Sumatra Selatan.. saya harus ke Jawa. kata orang pendidikan di Jawa lebih bagus dari pada di Sumatera. Sekalian mencari mbah buyut di Jawa. karena sejatinya saya adalah orang Jawa yang dilahirkan di Sumatra, temen-temen bilang saya ini “Pujakesuma” (putra Jawa Kelahiran Sumatra)…
Yah Percetakan dan Sablon inilah yang akhirnya mengantarkan saya menjadi sarjana. Karena satu bulan bolak-balik ke internet untuk belajar bisnis online saya tidak mendapatkan apa-apa saya putuskan untuk berhenti. Lupakan bisnis dunia maya. Tetapi dalam hati kecil saya selalu berkata “ masak sudah sarjana tetap saja menjadi tukang sablon..?” akhirnya saya tinggalkan sablon. Semua peralatan percetakan dan sablon saya hibahkan kepada teman saya yang punya nasib sama dengan saya.. kuliah dengan modal tekad dan tanpa kiriman uang dari ortu.. saya berdo’a untuk mereka ”semoga peralatan ini mampu menghantarkan kalian jadi sarjana juga”.
Pertengahan tahun 2006 saya coba mengadu nasib di Surabaya, cari lowongan sana-sini tidak diterima, karena ternyata lebih banyak pencari kerja dari pada lowogan pekerjaan yang ada. Nah ketika kami sedang makan di sebuah warung di wilayah Margorejo, kami bertemu dengan seorang supervisor AJB Bumi Putera Syariah Surabaya, dan menawari kerja di Bumi Putera, “tetapi jangan tanya gaji karena kamu di gaji jika kamu dapat penjualan atau dapat nasabah”. Dipikir-pikir dari pada tidak ada pekerjaan akhirnya saya terima pekerjaan itu. Satu tahun kemudian, Tahun 2007 karena penjualan saya baik dan dianggap berprestasi, saya di angkat jadi supervisor AJB Bumiputera Syariah Surabaya. Dan pertengahan tahun 2007 itu pula saya menyunting seorang perempuan Tulungagung Jawa Timur. Karena istri saya seorang guru di Tulungagung akhinya kami hanya bisa bertemu hari sabtu dan minggu. Teman-teman menyebutnya saya “laki-laki SMS” (sabtu minggu setor). Satu tahun saya jalani ternyata berat hidup terpisah, apa lagi setelah kelahiran putra pertama kami, di tambah bapak mertua juga sakit-sakitan. Akhirnya November 2008 kami keluar dari AJB Bumiputera Syariah Surabaya. Dengan keyakinan bahwa Allah akan memberikan rizkinya dimanapun Kita berada kalau hamba Nya mau berusaha.
Akhir tahun 2008 adalah hari-hari paling berat, dimana anak sakit, bapak mertua sakit saya sendiri tidak punya penghasilan. Saya hanya punya keyakinan bahwa ujian dari Allah akan kita lalui jika kita sabar dan tawakal.. pada saat itu saya kemudian dihubungi teman bahwa ada pendaftaran Komisioner Lembaga Penyelenggara Pemilu kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Tulungagung. “saat itu saya berpikir apa saya bisa, menjadi penyelenggara pemilu padahal saya tidak punya pengalaman, kuliah pun di jurusan pendidikan bukan jurusan politik”. Temen saya memotivasi saya “ sudah daftar saja, tidak ada yang melarang kamu untuk daftar, dan ingat tidak ada ilmu yang tidak bisa di pelajari, cari undang-undangnya, cari buku-buku politik pelajari , terus ikut ujian, kamu sudah belajar dari teori sampek praktek dalam kehidupan sesungguhnya.. sekarang waktunya berjuang…berusaha dan berdoa.. kamu pasti bisa”.
Tanpa pikir panjang saya segera mencari persyaratan dan mendaftarkan diri, kemudian mencari Undang-undang penyelenggaraan pemilu, referensi dan teman diskusi.. dan alhamdulillah dari 156 orang yang ikut tes tulis nilai saya no. 6, dan dinyatakan lulus tes tahap satu yang di ambil 20 orang, tes tahap kedua saya meraih nilai no. 4 dan di ambil 10 orang . Dari 10 yang mengikuti tes terakhir di ambil 5 orang dan saya mendapat peringkat no. 5.
Tanggal 1 April 2009 saya dilantik menjadi Komisioner Penyelenggara Pemilu orang-orang menyebut sebagai Pejabat Publik. Apa yang ada dalam angan-angan ternyata tidak sama dengan kenyataan. Jabatan boleh mentereng tetapi tidak pada penghasilan, dengan kebutuhan keluarga yang menumpuk. Saya mencoba memutar otak kembali bahwa saya dulu kuliah bisa sambil kerja, sekarang saya harus bisa bekerja sambil menambah penghasilan.. dari sinilah kemudian saya teringat lagi tentang bisnis online.. dan saya putuskan untuk memulainya kembali, karena bisa saya kerjakan di kantor di rumah, di warung kopi di tambah lagi akses internet sekarang bisa dilakukan dimana-mana..
Kira-kira bulan September 2009 saya memulainya, saya melalui berselancar melalui Google tentang bisnis online, alangkah terkejutnya saya karena banyak sekali tawaran-tawaran mengiurkan untuk cepat kaya dari dunia maya.. mimpi-mimpi lama yang tertanam dalam lubuk hati yang paling dalam.. untuk memberangkatkan haji orang tua dan keluarga besar, untuk memberikan beasiswa kepada fakir miskin, yatim piatu, membuat sekolah gratis untuk orang miskin, untuk punya rumah sendiri, punya mobil dan yang pasti punya pasif incame.. sepertinya akan menjadi kenyataan.. akhirnya saya coba investasi sesuai iklan di dunia maya tersebut bahwa “anda tidak perlu cari member, tidak perlu cari downline 4 – 6 bulan uang anda akan berlipat dari Rp.200.000,- menjadi Rp. 2.000.000,-. Sebelum saya investasi saya coba cari website yang sejenis ternyata banyak yang menawarkan hal demikian.. wah berarti ini benar pikir saya.. akhirnya saya coba investasi di dua website.. masing-masing Rp.5.000.000,- jadi total Rp.10.000.000,- karena saya pengen cepat dapat penghasilan yang luar biasa tadi.. bulan pertama saya mendapatkan bagi hasil masing-masing Rp. 450.000,-dan Rp.500.000,- bulan kedua.. saya lihat rekening saya kok tidak ada penambahan, saya masih positif thinhking.. bulan ketiga koq sama tidak ada penambahan saldo.. saya mulai curiga dan coba buka website nya ter nyata error.. bulan ke empat saya mendapat email bahwa perusahaan tempat saya investasi telah loos trading.. dan perusahaan pemenang tidak bertanggung jawab atas segala kerugian perusaan sebelumnya… saat itu saya langsung lemas.. lunglai… koq mudah sekali saya di tipu… hilang sudah investasi saya… mimpi2 itu tinggal mimpi…
Dua bulan saya tidak membuka internet, sepertinya saya mengalami trauma dengan internet.. tetapi saya terus berpikir usaha apa yang mungkin dan cocok buat saya.. Akhir 2009 saya coba ikut MLM (Multi Level Marketing) Pulsa, sebelumnya saya juga pernah ikut MLM Tiensi, HD dan CNI. Dari penjelasan para leader untuk cepat mendapatkan penghasilan seorang member harus mencapai Top leader Pluss sehingga dia langsung mendapatkan pasif incame.. perbulan Rp.2.400.000,- investasinya senilai Rp.12.600.000,-. dengan bukti-bukti transfer para member yang sudah mendapatkan pasif incame tersebut akhirnya saya tertarik juga, untuk investasi , dengan pinjam sana pinjam sini… mimpi-mimpi itu datang lagi… Orang sukses itu Harus punya mimpi kata Robet Kiyosaki.
Bulan pertama saya mendapat pasif incame Rp.2.400.000,- ditransfer setiap tanggal 10. Bulan kedua.. tanggal 9 saya mendapat sms Royalti tidak bisa dibagikan bulan ini akan di akumulasikan pada bulan berikutnya.. Bulan ke tiga ada petemuan member dan di sampaikan pada saat itu Perusahaan tengah mengalami gagal bayar karena di serbu investor besar, kemudian ramai-ramai menarik dananya.. tetapi perusahaan akan tetap membayar royalty Bapak ibu minimal investasi bapak ibu kembali modalnya.. astaghfirullah…Cobaan apalagi ini sudah jatuh tertimpa tangga.. maunya menyelesaikan masalah keuangan tambah dapat masalah lagi….
Awal tahun 2010 saya coba beranikan diri mencari bisnis online lagi, masak sih kisah sukses Anne Ahira itu palsu, pasti ada oknum yang menyalahgunakan peluang ini dan saya yakin bisnis online sesungguhnya itu memang ada.. dan saya harus hati-hati.. harus sabar, jangan terburu-buru… “tidak ada pebisnis kaya mendadak, yang ada adalah kerja keras, kerja cerdas dapat penghasilan” setelah berlayar di dunia maya saya mulai kenal dengan Kusuma Putra, pemilik website Cara cepat Buat blog, kemudian saya belajar membuat blog.. dapat penghasilan dari mana dari iklan PPC, atau adsn google, atau jadi reseller, lama belajar blog tidak ada titik cerah penghasilan diperoleh. Setelah itu kenal juga dengan yul Eko Rubiuanto dengan b-netconsulting dan etraining nya.. saya mulai kenal iklan geratis, muslim promo, obral sofwere dll website milik Yul Eko Rubianto, kemudia saya juga kenal Lutfi Avandi dengan kafe bisnisnya.. dari mas lutfi inilah saya mulai kenal Belajar Bisnis Internet (BBI) karena materi kusus café bisnis mas lutfi menyertakan materi sukses bisnis 29hari pak Sukarto dan pak Hian. Dari materi-materi bisnis online yang saya pelajari saya sering tidak terarah, tidak terjadwal dan nyasar kemana-mana.. dan saya berfikir saya harus bunya mentor yang focus… selama ini saya tidak bisa focus. Dan saya harus ikut workshop nya BBI.
Dua kali saya mendapat undangan workshop dari BBI yaitu di Jakarta dan di Bali, saya sangat tertarik untuk ikut, tetapi karena waktu dan pekerjaan kantor saya tidak bisa ditinggalkan saya tidak bisa mengikutinya. Dan alhamdulillah saya sangat senang sekali karena pada bulan September 2010 BBI membuka Home Study Course. Home Study Course pertama saya gagal karena terlambat mendaftar, baru yang ke dua saya bisa ikut.
Bagai menemukan Air di tengah padang pasir, bagai seorang jejaka berkelana mencari pujaan hati bertemu sang putrid. Karena tidak sabarnya saya ingin segera memiliki sebuah bisnis online, ingin memiliki pasif incame, setelah materi saya terima, saya langsung tancap gas. Dan karena semangat itu tidak di barengi dengan kesabaran dan belajar sistematis saya sempat drop sakit, karena tiga hari tidak tidur, tidur hanya 1-2 jam setelah solat subuh, jam 07.00 ke kantor pulang Jam 15.00, langsung belajar dan praktek sampai subuh lagi… Subhanallah, Mimpi itu mampu mengalahkan segalanya… mampu melupakan semuanya.. yang ada saya harus segera bisa dan sukses.. walau fisik saya tidak kuat. Setelah off dua hari sambil merenung dan meluruskan niat bahwa “bisnis online bukan bisnis cepat kaya, tetapi real bisnis butuh kerja keras, butuh konsistensi, butuh kesabaran” Saya coba atur jadwal.. Setelah Sholat subuh 04.30 – 07.00 dan setelah sholat isya’ jam 20.00 – 24.00.
Ketika niat itu sudah tertanam dan suatu ketika Setelah sholat isya’ saya mau mulai bekerja dan mengambil laptop, alangkah terkejutnya saya karena laptop yang saya gunakan juga error.. Hardisc is coruppted… baru saya sadar bahwa jangankan manusia yang di paksa kerja terus mesin juga perlu istirahat.. yah lagi-lagi kesabaran saya di uji.. dan terpaksa saya harus cari hardisk baru dan install ulang lektop saya..
Setelah dua hari servis laptop, saya memulai Project Amazon Mini site dari awal lagi menyiapkan semuanya, karena semua datanya hilang, untungnya CD dan Hand out dari BBI sudah datang. Setelah Satu minggu berjalan, saya sering didepan laptop membuat anak dan istri saya cemburu. “Mas apa sampean mau hidup di dunia maya, sudah tidak usah di teruskan, sampean ndak kapok sudah rugi banyak.. cari usaha yang riil saja”. Kalau sudah sudah begini saya mesti off dulu, callingdown ajak anak istri jalan-jalan.. setelah jalan-jalan mereka senang baru saya jelaskan bahwa “ Bisnis online sama dengan bisnis off line atau nyata, perlu modal, perlu komitmen, kerja keras, sabar dan konsisten”. “mana ada kerja satu minggu langsung kaya kalo bukan judi, lotere atau sejenis… boro-boro kaya bangkrut iya..”. “saya janji kalau tiga bulan saya tidak bisa memberikan bukti bisnis online ini benar-benar menghasilkan saya akan tinggalkan, OK…”. Akhirnya anak dan istri setuju asal bisa membagi waktu untuk keluarga tidak “gila Bisnis online”.
Walau agak lambat karena banyak pekerjaan kantor dan kadang harus keluar kota, Satu bulan full saya menyelesaikan 1 minisaite, lengkap dengan evaluasi dari couch BBI. Bulan November saya loucing.. http://www.kodakz981.org. Kemudian istirahat merenggangkan otot jalan-jalan bersama anak dan istri. Hari ke lima saya mulai menggarap project Amazon minisite bach 1, dan melihat perkembangan earning di affiliate-amazon tetap $ 0, hari keenam, ketujuh, ke delapan, ke sembilan sampai ke sepuluh tetap saja $ 0, saya mulai jenuh di depan computer.. stress.. benar gak sih… bisa menghasilkan.. “ saya ingat pesan pak sukarto, kalau sedang down bangun pikiran kita dengan mimpi-mimpi, makanya kalau sedang seperti ini saya putar lagi video pak sukarto getting stated.” Baru saya mulai lagi, kerja lagi dan lagi. Bisnis online adalah the real bisnis yang perlu kerja keras, konsisten, komitmen dan kesabaran. Mulai hari kesebelas saya tidak membuka amazon-associate hingga hari ke lima belas, karena takut masih $ 0, dan saya down..
Hari ke lima belas setelah sholat subuh saya beranikan diri untuk melihat earning… Bismillah…. Dan alangkah terkejutnya saya karena di sana terlihat earning fee saya $ 33,00, terjual 4 Produk, 3 produk minisite 1, dan 1 produk minisite bach 1 yang baru saya pulish.. total revenue $ 793,28 dan advertising fees $ 33.00.. kemudian saya tunjukkan kepada istri saya ini lho hasilnya.. Alhamdulillah… Senangnya… akhirnya support dari istri saya dapatkan “ya udah di teruskan waktu kerja di atur, jaga kesehatan jangan sampai sakit lagi…”. Sejak saat itu semangat saya muncul lagi.. Mimpi-mimpi itu terbuka lagi… betul kata pak Sukarto.. jangan lihat berapa besar yang di hasilkan, tetapi itu merupakan bukti bahwa apa yang kita kerjakan bisa menghasilkan, hal itu lebih penting dari segalanya… dan Alhamdulillah dari 11 Minisite yang saya buat hingga tanggal 30 Desember 2010 ini terjadi telah terjadi penjualan dengan jumlah transaksi 22 item, dengan revenue $ 2,384.20 dan earning fees $ 109.42. Semoga ini awal yang baik..
Home study course Amazon Mini site BII, memang luar biasa.. materinya mudah di pahami, dan di praktekkan, jika ada kesulitan kita bisa Tanya langsung ke mentor dan ada forum untuk berdiskusi, bertukar jurus dan trik untuk mendapatkan trafik di search engine. Bisnis online sama dengan bisnis offline di dunia nyata. Bisnis online bukan bisnis cepat kaya, butuh komitmen, butuh konsistensi, dan kesabaran. Bagi kawan-kawan pemula di bisnis online jangan habiskan waktu di depan komputer percuma, dan sia-sia, Anda butuh mentor, anda butuh focus, anda butuh shering Pengalaman dan Home Studi course Amazon mini site BBI adalah tempatnya. Sukses Untuk BBI.

Friday, December 31, 2010
8:18AM